Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Hidup
Karyawan merupakan elemen penting bagi pertumbuhan Perseroan dan Entitas Anak, terutama dalam menghasilkan produk inovatif yang berstandar tinggi. Karyawan yang memiliki pengetahuan dan terampil sangat dibutuhkan untuk memastikan produk berkualitas serta layanan terbaik, yang turut membentuk citra positif Perseroan di mata masyarakat. Oleh karena itu, Perseroan mengelola karyawan secara profesional dengan menjaga hubungan industrial yang harmonis, memastikan kesetaraan gender dan peluang kerja, melaksanakan program pengembangan kompetensi karyawan, serta menyediakan sistem remunerasi yang kompetitif.
Untuk menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan aman bagi seluruh karyawan, Perseroan dan Entitas Anak menyediakan berbagai fasilitas penunjang K3. Langkah-langkah utama yang dilakukan meliputi penyediaan peralatan dan sarana K3 yang wajib digunakan, pembentukan Tim Pembina Kesehatan dan Keselamatan Kerja (P2K3), serta pengawasan oleh ahli K3.
Perseroan dan Entitas Anak juga melaksanakan pemeriksaan kesehatan rutin bagi karyawan yang melakukan pekerjaan berisiko tinggi dan melakukan pengecekan limbah domestik serta cair yang dilaksanakan oleh pihak ketiga. Penyemprotan disinfektan secara berkala dilakukan di seluruh area pabrik dan kantor untuk menjaga kebersihan dan mencegah penyebaran penyakit.
Untuk mendukung keselamatan di tempat kerja, Perseroan menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) dan melaksanakan pelatihan penggunaannya bersama Dinas Kebakaran, serta memasang panduan pemberitahuan keadaan bahaya di setiap lokasi kerja. Pengujian emisi genset dilakukan secara rutin, jalur evakuasi diperbarui, dan instalasi filterisasi air minum disediakan. Karyawan juga dilengkapi dengan detektor asap, alat pelindung diri (APD), sarana cuci tangan, dan back support belt untuk mendukung kesehatan punggung.
Perseroan menjaga stabilitas dan kesinambungan tenaga kerja melalui penerapan kebijakan manajemen sumber daya manusia yang efektif. Untuk memastikan keberlanjutan operasional dan pengembangan karyawan, Perseroan secara berkala melakukan analisis tingkat pergantian karyawan guna memahami tren pergerakan tenaga kerja serta merumuskan strategi peningkatan retensi dan produktivitas karyawan.
Perseroan dan Entitas Anak juga mengukur tingkat keterlibatan dan dedikasi karyawan terhadap pekerjaan dan organisasi melalui
survei indeks kepuasan kerja atau employee engagement index (EEI), serta menyediakan saluran untuk menerima pengaduan terkait masalah ketenagakerjaan.
Melalui Entitas Anak, Perseroan melaksanakan program pengembangan masyarakat lokal yang mencakup berbagai inisiatif, seperti pemberian edukasi dan pelatihan, kerja sama dengan berbagai instansi, serta donasi dan peningkatan sarana serta prasarana sosial. Program-program ini dirancang untuk mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat sekitar dan memperkuat kapasitas komunitas lokal.
Sebagai bagian dari komitmen untuk memberdayakan masyarakat di sekitar area operasional, Perseroan dan Entitas Anak merekrut tenaga kerja lokal yang memenuhi kualifikasi untuk bergabung dalam perusahaan. Langkah ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat setempat dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Selain itu, Perseroan dan Entitas Anak memprioritaskan pemberian kesempatan kepada pelaku usaha lokal, terutama yang berlokasi di sekitar area operasi, selama kualitas, harga, dan tujuan yang ditetapkan terpenuhi. Proses pemilihan pemasok dilakukan sesuai dengan prosedur pengadaan barang dan jasa yang berlaku, dengan tetap mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta kesetaraan bagi semua pemasok.
Perseroan dan Entitas Anak melakukan evaluasi terhadap keamanan produk untuk memastikan kualitas dan keselamatan yang diterima oleh konsumen. Sebelum dipasarkan, setiap produk yang dihasilkan melalui serangkaian pengujian kualitas. Pengujian kualitas ini mencakup pemeriksaan di setiap tahapan produksi guna memastikan bahwa produk memenuhi standar yang telah ditetapkan.
Perseroan dan Entitas Anak juga melakukan survei kepuasan konsumen untuk memastikan bahwa produk dan layanan yang diberikan memenuhi ekspektasi pelanggan. Survei ini dilakukan secara online, yang memudahkan konsumen untuk memberikan umpan balik dengan cepat dan nyaman. Indikator yang digunakan dalam survei meliputi aspek produk, harga, jaringan distribusi/tempat, serta promosi.
Perseroan juga menyediakan mekanisme pengaduan konsumen yang dapat diakses melalui email di trisulabrand.care@trisula.com.
Setiap pengaduan terkait produk dan layanan yang diterima akan ditangani langsung oleh Departemen Sales dan Merchandiser untuk
memastikan respons yang tepat dan cepat. Setiap keluhan dan tanggapan terhadap keluhan tersebut akan dicatat secara sistematis dan digunakan sebagai bahan evaluasi demi peningkatan kualitas pelayanan.
Perseroan dan Entitas Anak melibatkan mitra usaha, yaitu pemasok untuk memenuhi kebutuhan operasional melalui proses seleksi yang adil, transparan, dan bebas dari KKN. Setiap hubungan dengan pemasok dituangkan dalam kontrak kerja berdasarkan kesepakatan bersama dan praktik pengadaan terbaik. Perseroan juga memberikan peluang kerja sama dengan pemasok lokal untuk mendukung pembangunan ekonomi masyarakat di wilayah operasional. Pemasok lokal didefinisikan berdasarkan kesamaan domisili dengan wilayah operasional.
Perseroan dan Entitas Anak melakukan survei kepuasan pemasok untuk mengevaluasi kinerja berdasarkan beberapa kriteria utama, seperti kualitas produk, ketepatan pengiriman, harga, pengemasan material, dan faktor relevan lainnya. Survei ini bertujuan untuk memastikan bahwa hubungan dengan pemasok berjalan dengan baik, mengidentifikasi kekuatan, serta area yang perlu diperbaiki.
Seluruh pemasok Perseroan dan Entitas Anak memiliki hak untuk melaporkan pengaduan apabila terdapat pelanggaran terhadap perjanjian kontrak pengadaan barang dan jasa oleh salah satu pihak. Laporan pengaduan dapat disampaikan melalui Departemen Purchasing. Setiap laporan yang diterima akan diproses secara profesional dan ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, untuk memastikan penyelesaian masalah secara adil dan transparan.
Industri hijau merujuk pada pendekatan yang berfokus pada keberlanjutan dan inklusivitas dalam setiap aspek proses produksi. Dengan mengutamakan efisiensi dan efektivitas dalam penggunaan sumber daya, industri hijau berupaya untuk menyeimbangkan antara pertumbuhan industri dan perlindungan lingkungan. Hal ini tidak hanya berkontribusi pada kelestarian fungsi lingkungan hidup, tetapi juga memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat.
Dalam implementasi industri hijau, terdapat sejumlah persyaratan teknis yang harus dipenuhi yang mencakup penggunaan bahan baku, energi, dan air secara efisien serta terbarukan, optimalisasi proses produksi, dan pengembangan produk yang memenuhi standar mutu yang tinggi. Selain itu, pengelolaan limbah yang sesuai dengan baku mutu lingkungan dan pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK) menjadi bagian integral dari praktik industri hijau.
Aspek penting lainnya dalam industri hijau adalah penekanan pada desain yang berkelanjutan dan tahan lama. Perseroan dan Entitas Anak mempertimbangkan keberlanjutan produk dari tahap desain hingga pemrosesan akhir, mendukung konsep pakaian yang dirancang untuk bertahan lama, dan mendorong pola konsumsi yang lebih bertanggung jawab. Melalui inovasi dan kesadaran lingkungan, Perseroan dan Entitas Anak tidak hanya berupaya untuk menciptakan produk berkualitas tinggi, tetapi juga berkomitmen untuk membangun masa depan di mana produksi tekstil berjalan selaras dengan upaya pelestarian lingkungan.
Sebagai perusahaan yang berkomitmen pada keberlanjutan dan efisiensi energi, Perseroan dan Entitas Anak memanfaatkan berbagai sumber energi dalam operasional. Setiap sumber energi memiliki peran penting dalam mendukung proses produksi dan kegiatan perusahaan, sekaligus memastikan pengelolaan sumber daya yang lebih ramah lingkungan.
Perseroan dan Entitas Anak mengimplementasikan berbagai upaya untuk efisiensi penggunaan air guna mendukung keberlanjutan. Beberapa langkah yang diambil meliputi penggunaan kembali air pendingin dari proses produksi, daur ulang air limbah, serta pemanfaatan air kondensat untuk umpan boiler. Perseroan juga mengolah limbah air reverse osmosis (RO) untuk keperluan pembersihan kantin dan memanfaatkan kolam penampungan untuk air hujan dan air tanah.
Perseroan melalui Entitas Anak telah menanam pohon, sebagai bagian dari inisiatif penghijauan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas udara dan mendukung penyerapan karbon. Selain itu, untuk menjaga konservasi air, Perseroan melaksanakan pembuatan lubang biopori dan sumur resapan/imbuhan yang dilakukan secara bertahap, yang secara keseluruhan berkontribusi pada pengelolaan air hujan yang lebih baik, mengurangi risiko banjir, dan meningkatkan pasokan air tanah.
Keanekaragaman hayati adalah elemen penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan kelangsungan hidup berbagai spesies. Untuk Perseroan dan Entitas Anak, wilayah operasional perusahaan tidak terletak di dekat area yang dilindungi atau memiliki keanekaragaman hayati, sehingga kegiatan operasional tidak berdampak negatif pada lingkungan tersebut. Meskipun demikian, Perseoran dan Entitas Anak memahami pentingnya peran serta dalam upaya global untuk memitigasi risiko perubahan iklim. Oleh karena itu, Perseroan turut mendukung program-program yang bertujuan mengurangi jejak karbon dan meminimalkan dampak lingkungan secara keseluruhan. Ini termasuk penerapan teknologi ramah lingkungan, pengelolaan limbah yang efisien, serta pengurangan emisi dalam proses produksi.
Perseroan dan Entitas Anak menunjukkan komitmen terhadap praktik produksi yang ramah lingkungan dengan mengutamakan penggunaan bahan-bahan yang aman dan berkelanjutan. Bahan kimia dan pewarna yang digunakan dalam produksi telah memenuhi sertifikasi internasional seperti OEKO-TEX, Eco Passport, dan Bluesign, yang memastikan produk bebas dari bahan berbahaya dan tidak berdampak negatif terhadap lingkungan.
Selain itu, Perseoran dan Entitas Anak menggunakan bahan kimia yang 100% ramah lingkungan, serta refrigeran yang memenuhi standar keberlanjutan dengan persentase 50% ramah lingkungan. Pendekatan ini tidak hanya memastikan bahwa produk yang dihasilkan aman bagi pengguna tetapi juga membantu mengurangi dampak lingkungan secara keseluruhan. Produk-produk seperti benang, celana panjang, dan jaket yang dihasilkan oleh Perseroan didukung oleh sertifikasi dan bahan-bahan tersebut untuk memenuhi standar keberlanjutan dan mendukung ekonomi sirkular.
Sebagai bagian dari operasional sehari-hari, penggunaan kertas oleh Perseroan mencerminkan kebutuhan administrasi, dokumentasi, serta fasilitas kebersihan di lingkungan kerja. Perseroan terus berupaya untuk mengoptimalkan efisiensi penggunaan sumber daya, termasuk menerapkan kebijakan digitalisasi dalam beberapa aspek administrasi guna mengurangi ketergantungan pada kertas. Selain itu, pemantauan dan pengelolaan penggunaan tisu juga dilakukan untuk memastikan efisiensi tanpa mengurangi kenyamanan karyawan.
Sebagai bagian dari komitmen terhadap pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, Perseroan memastikan bahwa setiap limbah padat yang dihasilkan dari proses operasional dikelola secara aman dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Limbah padat yang termasuk kategori bahan berbahaya dan beracun (B3) diperlakukan dengan hati-hati untuk mencegah dampak negatif terhadap lingkungan maupun kesehatan masyarakat.
Pengelolaan limbah padat non-B3 di Perseroan dilakukan dengan pendekatan yang bertanggung jawab dan mematuhi peraturan yang berlaku. Meskipun limbah ini tidak tergolong bahan berbahaya dan beracun, pengelolaannya tetap penting untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan serta mendukung praktik keberlanjutan. Berikut upaya pengelolaan yang dilakukan oleh Perseroan dan Entitas Anak untuk masing-masing jenis limbah padat non-B3.
Limbah cair hasil produksi diolah melalui instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang menggunakan kombinasi proses biologi, kimia, dan fisika. Proses ini memastikan bahwa limbah efluen yang dihasilkan memenuhi standar kualitas yang ketat. Limbah efluen secara rutin dimonitor dan diuji setiap bulan, baik melalui pengujian internal maupun oleh laboratorium independen yang terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN).
Perseroan dan PT Trisula Textile Industries Tbk mengukur total emisi yang dihasilkan serta intensitas emisi dari aktivitas operasional. Pengukuran dilakukan untuk memantau tren emisi selama beberapa tahun terakhir. Perseroan dan Entitas Anak secara rutin melakukan pengukuran kadar emisi setiap semester. Pengukuran ini meliputi pemantauan berbagai parameter penting, seperti pengendalian pencemaran udara, baku tingkat kebauan, tingkat kebisingan, serta baku mutu emisi sumber tidak bergerak pada kegiatan seperti boiler dan generator.
Sebagai bentuk tanggung jawab terhadap pengendalian emisi, Perseroan menargetkan pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sebesar 2,5% setiap tahun melalui strategi yang terukur dan berkelanjutan. Untuk memastikan efektivitas pengendalian ini, Perseroan telah membentuk manajemen khusus yang bertanggung jawab dalam mengawasi implementasi pengurangan emisi.
Perseroan menyediakan mekanisme pengaduan untuk menangani masalah yang berkaitan dengan lingkungan hidup secara transparan dan efektif. Setiap pengaduan lingkungan hidup dapat disampaikan ke kantor pusat atau pabrik tempat perusahaan beroperasi.
Setelah pengaduan diterima, tim khusus dari bagian Health, Safety, and Environment (HSE) akan melakukan verifikasi, investigasi, dan langkah tindak lanjut sesuai dengan kebijakan internal dan peraturan yang berlaku. Tim HSE bertanggung jawab memastikan bahwa setiap masalah ditangani secara profesional dan memberikan solusi yang berkelanjutan untuk meminimalkan dampak lingkungan. Perseroan juga menjamin kerahasiaan identitas pelapor dan memastikan semua pengaduan ditangani secara transparan.
Dalam upaya untuk menjaga kelestarian lingkungan dan meminimalkan dampak negatif dari aktivitas operasional, Perseroan menyadari pentingnya pengelolaan biaya lingkungan hidup. Biaya lingkungan hidup mencakup berbagai pengeluaran yang dikeluarkan untuk mengatasi, mengurangi, dan memitigasi dampak lingkungan dari kegiatan perusahaan.